welcome

Shalom...

Kamis, 17 Juni 2010

Lima

Cukup sebelah tangan untuk menghitung hari menuju akhir empat tahunku. Tuhan, pastikan padaku Kau akan selalu ada di dekatku. Jujur saja, aku terlalu takut menghadapi semua ini. Terutama, aku takut gagal lagi. Mengingat yang pernah terjadi, beberapa bulan silam. Saat sebuah insiden yang menggoncangkanku, mengaduk-aduk hatiku, membuat air mataku tak mampu kutahan saat aku bertemu dengan-Mu, tak lama setelah kumenarik diri dari keramaian. Aku malu dengan-Mu, aku merasa kugagal, apalagi saat kutahu bahwa penantian itu sangat lama bagiku. Dua minggu dalam penantian panjang, menurutku, hingga akhirnya Kau sukseskan seminar keduaku. Semua hanya karena anugerah-Mu. Termasuk cara-Mu mengajarkanku sesuatu yang berharga. Kesabaran. Saat kugagal itulah, kutahu apa arti kesuksesan. Kutahu cara menghargai sebuah kesuksesan, yang tak lain dan tak bukan hanyalah karena sebuah anugerah semata.

God, ketika kumengingat perbuatan tangan-Mu selama semester awal tahun ini, sungguh luar biasa cara-Mu menghadapiku. tak terduga dan selalu membuatku terpesona. Terkhusus saat aku pun harus menjalani penantian panjang sebelum akhirnya kudapatkan tanda tangan ACC itu. Oh Tuhan, rasanya seperti mimpi. Penantianku dalam doa-doa tiap malam. Bukan cuma doa, tapi juga tangisan yang kadang datang tanpa diundang.

Dan untuk saat ini, ku ingin tetap mempercayai-Mu. Lebih dari yang dapat kubayangkan atau pikirkan. perbuatlah semuanya itu, Tuhan. Seperti dulu, seperti saat-saat Engkau melakukan perbuatan ajaib dalam perjuangan akhir empat tahunku ini. Lebih dari yang pernah kudoakan atau pikirkan sebelumnya.

I know something, that U know everything the best for my life and my self.
Love JC"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar