welcome

Shalom...

Kamis, 03 Juni 2010

Seperti Mereka

Tuhan, kadangkala aku ingin hidup seperti mereka.
Independen. Penuh petualangan. Enjoy.
Kalaupun iya, mungkin aku gak bakal sanggup juga seperti mereka.
Karena kadangkala apa yang kupikirkan tak sama seperti kenyataannya.

Tuhan, kadangkala aku merasa hidupku flat, statis, mandek.
Atau, jangan-jangan sebenarnya aku yang lupa bersyukur.
dan lupa melihat ke dalam diriku karena terlalu sibuk melihat orang lain.
sibuk melihat kehidupan mereka yang berbeda denganku.

Tuhan, kadangkala aku merasa seperti katak dalam tempurung.
aku bosan seperti ini. aku bosan, Tuhan.
aku merasa tidak berguna, tidak berkarya, tidak melakukan apa-apa.
aku merasa gagal karena apa yang kukerjakan tak menunjukkan hasil.

Mungkin aku terlalu egois. Ya, terlalu egois, Tuhan.
aku ingin semuanya seperti yang kurencanakan.
aku merasa rencanaku matang dan it's master plan.
aku merasa rencanaku sudah seperti rencana-Mu.

Tapi, apa yang terjadi?
Kau membalikkan semua menjadi 180 derajat.
Kau membalikkan semua rencanaku. di luar dugaanku.
Bukan karena Kau marah padaku. tapi karena Kau sayang.

Kau tunjukkan apa yang Kau mau untuk menaklukkan kesombonganku.
hingga ku sadar aku bukanlah apa-apa, aku bukanlah siapa-siapa.
aku tunduk, aku mengaku, aku menyerah.
Kau menang, Tuhan. Ya, Kau menang.

Whatever You want from me, just do it, God.
Yeah, just do it..
Medan_040510

Awesome God

Tak pernah kuduga sebelumnya
Semua ini sungguh indah dan nyata
Tak pernah Kau ingkari janji-Mu
dan kutahu pasti Kau memang selalu begitu

Kadang kumerasa terlalu berat beban ini
hati bertanya, di manakah ujung jalan itu?
Kadang kumerasa apakah ku telah salah menjalani?
namun Kau selalu berkata "tenanglah, ada Aku.."

Penantian panjang menyesakkan dada
belum lagi beban pikiran menekan sukma
Sungguh luar biasa penyertaan-Mu
Sungguh mengagumkan kasih setia-Mu

Meski ku tak tahu harus apa lagi
tapi kutahu indah semua yang Kau beri
Meski ku tak tahu harus ke mana lagi
tapi kutahu Kau selalu mengiringi..

For You,
My Awesome God...

Selasa, 04 Mei 2010

Don't Know

God, aku merasa ini sangat berat.
aku gak tahu harus gimana lagi.
sebenarnya di mana letak kesalahannya?
ajari aku, kasi tahu aku, God..

mungkin emang akulah yang terlalu bodoh
atau mungkin juga emang belum waktunya
atau mungkin juga akulah yang salah memahami
entahlah.. entah mana yang betul..

God, aku merasa sangat bingung.
ini lebih bingung dari sebelumnya, God..
bahkan rasanya tak ada yang bisa kulakukan
untuk mengubah semuanya ini.

God, sampai kapan harus kualami?
sebenarnya ada apa, God?
please, kasi tahu aku,,
aku gak mau salah bertindak lagi.

God, aku mau percaya pada-Mu,
meski semua ini tampak tak bisa dipercaya.

God, ajarku tuk percaya..
seperti Petrus berjalan di atas air
seperti Daud mengalahkan Goliat
seperti Nuh membangun bahtera
seperti apapun yang Tuhan inginkan dariku..

Ya, jadilah kehendak-Mu..

Kamis, 29 April 2010

Disciples of Christ

Murid-murid Kristus.. Status terindah dan terhormat.
Ketaatan dan disiplin dibutuhkan senantiasa untuk membentuk karakter seorang murid. Firman-Mu Tuhan mengubahkan hidup dan kehidupanku seutuhnya. Kuingin merenungkan dan melakukannya. Kuingin tetap di dalam Firman-Nya.

Mati bagi keakuan, hidup bagi Kristus. Milikilah rasa "rela memaksa diri" dan "memaksa diri untuk rela". Meninggalkan masa lalu demi meraih pembaharuan sebagai murid Kristus, yang semakin hari semakin serupa dengan gurunya, Kristus. Tertiblah dalam segala hal dan kuasailah diri. Nyatakan bahwa Yesuslah Tuhan dari segenap kehidupan. Ketaatan yang membuahkan karakter yang diubahkan.

Markus 3:13-15 menyatakan tiga unsur dalam pemuridan, yaitu : menyertai Yesus, diutus Yesus, dan diberi-Nya kuasa. Untuk itu murid yang diutus haruslah berkualitas, bukan menjadi batu sandungan. Diperlukan latihan rohani untuk menyenangkan hati Tuhan, dinamis, dan taat setiap harinya. Selanjutnya, lihatlah apakah imanku bertumbuh? apakah karakterku diubahkan?

So... Murid-murid Kristus,,, berubaahh..!!!
Love JC ^^

Kamis, 14 Januari 2010

Mencari-cari..

Manusia memiliki kecenderungan untuk mencari. Take a few minutes, ingat dan sadari ternyata kita seringkali "mencari-cari". Mulai dari sekedar mencari tempat makan paling nyaman, mencari barang paling bagus tapi murah, sampai pada mencari jabatan, mencari popularitas, mencari uang, mencari kekasih, bahkan mencari masalah (-red). Mencari-cari bukanlah sebuah kesalahan, tapi yang berbahaya adalah ketika sebuah pencarian berujung pada lembah kekelaman atau kejatuhan dalam dosa.

Memang benar ada banyak hal yang ingin kita cari di dunia namun kepuasan tidak pernah ada akhirnya. Bahkan sejak zaman Adam dan Hawa sekalipun sifat "mencari" ini sudah jelas terlihat. Ingatkah kita ketika mereka digodai si iblis? Terbersitlah sebuah keinginan untuk "mencari" tahu kebenaran kata-kata si iblis. Meskipun sebelumnya Tuhan telah berpesan tapi mereka tetap mencari tahu "benarkah mereka bisa menjadi sama seperti Tuhan?"

Warning (lampu kuning): Mencari tahu yang berakibat fatal, karena keserakahannya…

Begitulah, manusia jatuh ke dalam dosa karena mencari cara bagaimana supaya mereka bisa menjadi sama seperti Tuhan. Hingga akhirnya Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia dan berfirman, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33).

Lalu sekarang tunggu apa lagi? "Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui, berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6). God bless..